Klip suara pendek berbahasa Jepang yang meneriakkan “urusai wa, boke,” artinya “diam, bodoh.” Dipakai sebagai reaksi tajam untuk debat, kegagalan, dan edit roasting.
Klip ini merupakan teriakan sangat singkat dalam bahasa Jepang: “urusai wa, boke,” hinaan kasar yang kurang lebih berarti “diam, bodoh” atau “dasar menyebalkan, bodoh.” Penyampaiannya keras, cepat, dan kesal, sehingga langsung mengena bahkan dalam potongan satu detik. Klip ini berfungsi seperti reaksi balasan spontan, menambahkan kemarahan, ketidakpercayaan, atau permusuhan jenaka secara tiba-tiba pada suatu momen. Karena frasanya singkat dan menghentak, kreator sering menyisipkannya setelah komentar canggung, perilaku menyebalkan, atau adegan ketika seseorang jelas sudah keterlaluan.
Sound ini dikenal di internet melalui frasa Jepangnya, “urusai wa, boke.” Klip ini beredar sebagai reaksi singkat di halaman meme, unggahan ulang, dan kiriman chat, bukan dengan judul tersendiri yang dikenal luas. Frasa itu sendiri bersifat informal dan menghina, sehingga menyebar sebagai balasan audio cepat untuk momen-momen menjengkelkan. Daya tahannya berasal dari betapa cepatnya lelucon tersampaikan: satu detik luapan frustrasi keras yang cocok untuk subtitle, klip gaming, dan edit reaksi berdurasi pendek.